Kinerja Campuran Aspal Porus yang Menggunakan Limbah Plastik LDPE (Low Density Polyethylene) dengan Metode Pencampuran Wet Process

Authors

  • Dirga Nofelix Universitas Kristen Indonesia Toraja
  • Ermitha Ambun Rombe Dendo Universitas Kristen Indonesia Toraja
  • Henrianto Masiku Universitas Kristen Indonesia Toraja

DOI:

https://doi.org/10.47178/50063b96

Keywords:

Aspal Porus, Limbah Plastik LDPE, Marshall, Wet Process, Kadar Aspal Optimum

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui nilai karakteristik Marshall campuran aspal porus dengan metode pencampuran Wet Process serta pengaruh penambahan limbah plastik Low Density Polyethylene (LDPE) sebesar 5% terhadap kinerja campuran. Penelitian dilakukan secara eksperimental di Laboratorium Teknik Sipil Universitas Kristen Indonesia Toraja, meliputi pengujian karakteristik agregat kasar, agregat halus, dan aspal, perancangan komposisi campuran, serta pengujian Marshall untuk memperoleh nilai VIM, stabilitas, flow, dan Marshall Quotient (MQ). Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai VIM meningkat dari 17,36% pada kadar aspal 4,0% hingga maksimum 19,95% pada kadar 5,0%, kemudian menurun menjadi 18,31% pada 5,5% dan 12,12% pada 6,0%, dengan kadar yang memenuhi spesifikasi AAPA (18-25%) berada pada rentang 4,5-5,5%. Nilai stabilitas tertinggi diperoleh pada kadar aspal 4,0% sebesar 1175,26 kg dan seluruh kadar memenuhi syarat minimum (? 500 kg), sedangkan nilai flow berkisar 2,27-2,99 mm dan seluruhnya memenuhi batas spesifikasi. Kadar Aspal Optimum (KAO) campuran normal diperoleh sebesar 4,85%, sedangkan KAO campuran dengan penambahan 5% LDPE diperoleh sebesar 5,20%. Penambahan 5% limbah plastik LDPE pada kadar KAO memberikan peningkatan nilai VIM sebesar 7,15% (perendaman 30 menit) dan 3,65% (24 jam), serta peningkatan stabilitas sebesar 17,87% (30 menit) dan 11,28% (24 jam), dengan penurunan flow yang relatif kecil, sementara seluruh parameter tetap memenuhi spesifikasi Bina Marga. Hasil ini menunjukkan bahwa limbah plastik LDPE berpotensi meningkatkan stabilitas serta mempertahankan kinerja VIM dan flow campuran aspal porus, sehingga dapat memperpanjang umur layanannya.

References

[1] Australian Asphalt Pavement Association, National Asphalt Specification. Australia: AAPA, 2004.

[2] Amirullah, “Pemanfaatan Limbah Plastik pada Campuran Aspal Berongga AC-WC dengan Dry Process Method,” 2019.

[3] A. I. Al-Hadidy and T. Y. Qiu, “Effect of polyethylene on life of flexible pavements,” Construction and Building Materials, 2008.

[4] W. Wantoro, D. Kusumaningrum, B. H. Setiadji, and W. Kushardjoko, “Pengaruh penambahan plastik bekas tipe Low Density Polyethylene (LDPE) terhadap kinerja campuran beraspal,” Jurusan Teknik Sipil, Universitas Diponegoro, Semarang, 2013.

[5] H. Khalid and F. Perez Jimenez, “Performance assessment of Spanish and British porous asphalts,” in Performance and Durability of Bituminous Materials, Proc. Symposium, University of Leeds, 1994.

[6] I. W. Diana, “Studi Rongga Menerus dan Kinerja Permeabilitas Perkerasan Aspal Porus Lapis Ganda,” 2000.

[7] M. Nasir, P. Herman, A. Nur, and T. Harianto, “Kinerja Campuran Aspal Berpori dengan Menggunakan Aspal Polimer Starbit Jenis E-55,” Jurnal Seminar Nasional, vol. 9, no. 1, pp. 111–191, 2013.

[8] V. Anggrainy, “Penggunaan Pecahan Limbah Beton dan Batu Pecah Alam dengan Bahan Pengikat Liquid Asbuton terhadap Karakteristik Kekuatan Aspal Porus Ditinjau dari Hasil Uji Cantabro Test,” Jurnal Teknik Sipil, vol. 1, no. 1, 2015.

[9] B. Abd. Razak and A. Erdiansa, “Karakteristik Campuran AC-WC dengan Penambahan Limbah Plastik Low Density Polyethylene (LDPE),” 2016.

[10] S. Diansari, “Aspal Modifikasi dengan Penambahan Plastik Low Linear Density Poly Ethylene (LLDPE) Ditinjau dari Karakteristik Marshall dan Uji Penetrasi pada Lapisan Aspal Beton (AC-BC),” 2016.

[11] Suhardi, Pratomo, and Ali, “Studi Karakteristik Marshall pada Campuran Aspal dengan Penambahan Limbah Botol Plastik,” 2016.

[12] M. A. Rosyada and Oftiana, “Pengaruh Penambahan Plastik High Density Polyethylene (HDPE) dalam Campuran Laston,” 2013.

[13] T. W. S., “Pengaruh Penambahan Plastik LDPE (Low Density Polyethylene),” Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Pusat Penelitian Jalan dan Pengembangan Jembatan, Bandung, 2009.

[14] E. S. Nugrohojati, “Pengaruh Penggunaan Serat Limbah Plastik Botol Minuman sebagai Additive pada Campuran HRA Ditinjau dari Ketahanan terhadap Air,” 2002.

[15] Andi Maal, M. S. Pallu, N. Ali, and I. Ramli, “Experimental Study the Performance of Asphalt Concrete Which Using Plastics Powder Filler in Submersed Water Conditions,” International Journal of Civil Engineering and Technology, vol. 8, no. 7, pp. 686–696, 2017.

[16] S. M. Abtahi et al., “Production of Polypropylene-Reinforced Asphalt Concrete Mixtures Based on Dry Procedure and Superpave Gyratory Compactor,” Iranian Polymer Journal, 2011.

[17] ASTM, “Standard Test Method for Tensile Properties of Thin Plastic Sheeting,” American Society for Testing and Material, 1995.

Published

2024-04-21

How to Cite

[1]
“Kinerja Campuran Aspal Porus yang Menggunakan Limbah Plastik LDPE (Low Density Polyethylene) dengan Metode Pencampuran Wet Process”, dynamicsaint, vol. 10, no. 1, pp. 8–15, Apr. 2024, doi: 10.47178/50063b96.

Similar Articles

1-10 of 45

You may also start an advanced similarity search for this article.

Most read articles by the same author(s)

<< < 1 2