Stabilisasi Tanah Lempung Ekspansif dengan Limbah Keramik

Studi Kasus: Tanah di Tanete, Lembang Limbong, Kecamatan Rembon, Kabupaten Tana Toraja

Penulis

  • Parea Rusan Rangan Universitas Kristen Indonesia Toraja
  • Abdias Tandy Arrang Universitas Kristen Indonesia Toraja

DOI:

https://doi.org/10.47178/dynamicsaint.v5i2.1098

Kata Kunci:

Tanah Lempung Ekspansif, Stabilitas Tanah, Limbah Keramik

Abstrak

Tanah lempung ekspansif merupakan tanah yang mempunyai fluktuasi kembang susut yang tinggi dan mengandung mineral yang mempunyai potensi mengembang yang tinggi bila terkena air, sehingga jenis tanah ini memerlukan penanganan khusus agar dapat dijadikan sebagai dasar konstruksi. Salah satu upaya yang bisa digunakan untuk memperbaiki tanah tersebut dengan cara menstabilkan tanah dengan menambahkan bahan lain yaitu limbah keramik. Limbah keramik merupakan suatu sisa bahan material yang tidak terpakai yang biasa didapatkan pada konstruksi bangunan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh limbah keramik dalam menstabilkan dan meningkatkan daya dukung tanah lempung ekspansif dengan presentase penambahan limbah keramik kedalam tanah lempung ekspansif yaitu : 0%, 5% , 10%, 15%. Lokasi pengambilan limbah keramik yaitu di Rembon kabupaten Tana Toraja dan pengambilan tanah lempung ekspansif berada di Tanete, Kecamatan Rembon, Kabupaten Tana Toraja. Pengujian dilakukan di Laboratorium teknik sipil Universitas Kristen Indonesia Toraja. Dari pengujian CBR (California Bearing Ratio) didapatkan untuk tanah asli (0%) = 1.12 %, dan untuk penambahan limbah keramik (5%)= 2.10%, untuk (10%)= 4.03%, untuk (15%)= 6.09% . Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan penambahan limbah keramik dapat meningkatkan daya dukung tanah lempung ekspansif.

Referensi

Andreas Gunarso, Rizqi Nuprayogi, Windu Partono , bambang Pardoyo : 2007 Tentang stabilisasi tanah lempung ekspansif dengan campuran larutan NaoH
Bokko, J., Johan., Rangan, P.R., Bunga,E.2019. Analisis Kelongsoran Jalan Poros Sangalla-Batualu Dengan Program Plaxis.
http://www.journals.ukitoraja.ac.id/index.php/dynamicsaint/article/view/690
Bowles, J. 1984. Sifat-Sifat Fisis dan Geoteknis Tanah Mekanika Tanah. Edisi Kedua. Erlangga. Jakarta.
Das, B. M. 1995. Mekanika Tanah. Prinsip-Prinsip Rekayasa Geoteknis. Jilid II. Erlangga. Jakarta.
Hardiyatmo, Hary Christady. 2002. Mekanika Tanah 2. PT. Gramedia Pustaka Utama. Jakarta.
Hardiyatmo, Hary Christady. 2012. Mekanika Tanah 1. Edisi VI. Gadjah Mada University Press
Hardiyatmo, Hary Christady. 2014. Tanah Ekspansif. Gadja Mada University Press. Yogyakarta.
Hendrawan, Sonny,2005 pemanfaatan limbah bahan industri keramik untuk stabilisasi tanah lempung.
Mochtar, I., B., 2000. Teknologi Perbaikan Tanah dan Alternatif Perencanaan pada tanah Bermasalah, Jurusan Teknik Sipil FTSP ITS, Surabaya.
Rangan,P.R., Irmawaty, R., Amirudin, A., & Bakri,B.(2020). Strength performance of sodium hydroxide-activated fly ash, rice straw ash, and laterite soil geopolymer. IOP Conf.series: Earth and Environmental Science 473 (2020) 012123 IOP Publishing (pp.1-10). Makassar.
https://iopscience.iop.org/article/10.1088/1755-1315/419/1/012026/meta
Sri Prabandiyani Retno Wardani, Muhrozi, Andi Retno Ari Setiaji, Danny R. Riwu. Stabilisasi Tanah Ekspansif dengan Menggunakan Tanah Putih untuk Tanah Dasar di Daerah Godong, Kabupaten Grobogan Jawa Tengah.

Diterbitkan

2021-02-05

Terbitan

Bagian

Articles

Cara Mengutip

[1]
“Stabilisasi Tanah Lempung Ekspansif dengan Limbah Keramik: Studi Kasus: Tanah di Tanete, Lembang Limbong, Kecamatan Rembon, Kabupaten Tana Toraja”, dynamicsaint, vol. 5, no. 2, pp. 945–950, Feb. 2021, doi: 10.47178/dynamicsaint.v5i2.1098.

Artikel Serupa

1-10 dari 44

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

<< < 1 2 3 > >>