Mahasiswa sebagai Agen Transparansi: Program Peningkatan Kompetensi dalam Menangani Aduan masyarakat terhadap Penyidik Reskrimum Polda Sulteng
DOI:
https://doi.org/10.47178/3ryrnt75Kata Kunci:
mahasiswa, transparansi, aduan masyarakatAbstrak
: Mahasiswa memiliki peran strategis sebagai agen transparansi dalam mendorong terciptanya tata kelola institusi penegak hukum yang lebih akuntabel dan responsif terhadap masyarakat. Penelitian ini membahas Program Peningkatan Kompetensi dalam Menangani Aduan Masyarakat terhadap Penyidik Reserse Kriminal Umum (Reskrimum) Polda Sulawesi Tengah sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik dan pengawasan sosial. Program ini difokuskan pada peningkatan pemahaman mahasiswa mengenai mekanisme pengaduan masyarakat, etika penanganan laporan, komunikasi publik, serta pengawasan terhadap proses penyidikan yang dilakukan aparat penegak hukum. Metode yang digunakan berupa pendekatan deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan mahasiswa mampu meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menyampaikan aduan secara tepat serta mendorong terciptanya transparansi dalam proses penanganan perkara. Selain itu, program ini juga memperkuat kemampuan mahasiswa dalam bidang advokasi, literasi hukum, dan kontrol sosial terhadap institusi kepolisian. Dengan adanya sinergi antara mahasiswa, masyarakat, dan aparat kepolisian, diharapkan tercipta sistem pelayanan pengaduan yang lebih terbuka, profesional, dan berorientasi pada keadilan. Program ini menjadi bentuk implementasi nyata partisipasi generasi muda dalam mendukung reformasi birokrasi dan penegakan hukum di Indonesia
Referensi
Amrulloh, R. (2022). Survei Kepuasan Masyarakat Terhadap Kualitas Pelayanan PDAM Intan Banjar. Al-Kalam: Jurnal Komunikasi, Bisnis dan Manajemen, 9(2), 128–142. https://doi.org/10.31602/al-kalam.v9i2.6526
Berliana, R. E., & Yudartha, I. P. D. (2024). Implementasi SP4N Lapor (Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional-Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat) dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik (Studi kasus: beberapa instansi pemerintah yang ada di Indonesia). Socio-Political Communication and Policy Review, 1(6). https://doi.org/10.61292/shkr.183
Cahyarini, F. D. (2021). Implementasi digital leadership dalam pengembangan kompetensi digital pada pelayanan publik. Jurnal Studi Komunikasi dan Media, 25(1), 47–60. https://doi.org/10.31445/jskm.2021.3780
Dwiyanto, A. (2018). Peningkatan kualitas pelayanan publik melalui reformasi birokrasi. Dalam A. Pramusinto & E. A. Wibowo (Eds.), Reformasi birokrasi dan pelayanan publik di Indonesia (hlm. 45-62) Gadjah Mada university press
Kamal, Taufik, A., Farman, I., Mariani, S., Ramadhan, F., & Tyas, U. M. (2025). Peningkatan Keterampilan Kelompok Remaja melalui Pelatihan Pembuatan Trainer Kit Jaringan Komputer sebagai Media Pembelajaran Interaktif dan Produk Wirausaha. Tongkonan: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(2), 126–135. https://doi.org/10.47178/vteghc71
Masykur, A. M. B., Daraba, D., & Kurniawati, L. (2024). Efektivitas penerapan aplikasi citizen relation management dalam penanganan pengaduan masyarakat di Kelurahan Pancoran Jakarta Selatan. Jurnal Kajian Pemerintah: Journal of Government, Social and Politics, 10(1), 98–110. https://doi.org/10.25299/jkp.2024.vol10(1).16960
Mukhtadir, M. A., Renggong, R., & Madiong, B. (2025). Fungsi kepolisian dalam menangani pengaduan masyarakat terhadap integritas dan profesional penyidik Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan. Indonesian Journal of Legality of Law, 8(1), 108–114. https://doi.org/10.35965/ijlf.v8i1.7199
Royyan, M. (2025). Pendampingan pembuatan sistem informasi pengaduan masyarakat berbasis website Desa Karang Baru Timur. Jurnal Teknologi Informasi untuk Masyarakat, 3(2), 319–330. https://orcid.org/0009-0009-2980-9405
Sastrawan, A. (2026). Komunikasi transparansi dan akuntabilitas Polri dalam penguatan kepercayaan publik: Studi kasus penanganan pengaduan masyarakat. ALADALAH: Jurnal Politik, Sosial, Hukum dan Humaniora, 4(2), 168–180. HTTPS://DOI.ORG/ https://doi.org/10.59246/aladalah.v4i2.1884
Setyarini, W. A. (2022). Survei kepuasan masyarakat terhadap pelayanan pengaduan masyarakat Lapor Hendi Tahun 2021. Jurnal Riptek, 16(2), 90–96. HTTPS://DOI.ORG/ https://doi.org/10.35475/riptek.v16i2.157
Stepanus, H., & Subadi, W. (2024). Efektivitas sistem pengelolaan pengaduan pelayanan publik nasional–Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (SP4N-LAPOR) di Kabupaten Tabalong dalam penanganan pengaduan masyarakat terkait pelayanan publik. JAPB, 7(2), 1156–1167. HTTPS://DOI.ORG/10.35722/japb.v7i2.1070
Suriyani, E. (2024). Pengelolaan pengaduan masyarakat terhadap pelayanan publik di Kelurahan Antasan Besar Kota Banjarmasin. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan, 14(2), 37–47. HTTPS://DOI.ORG/ http://dx.doi.org/10.20527/kewarganegaraan.v14i2.20912
Syaenuddin, S., Juharni, J., & Saenab, S. (2025). Responsivitas layanan pengaduan gangguan keamanan di Polres Pasangkayu: Upaya peningkatan kualitas pelayanan publik kepolisian. Paradigma Journal of Administration, 3(2), 108–113. https://doi.org/10.35965/pja.v3i2.7649








