Teologi di Era Klik dan Taruhan: Membaca Judi Online sebagai Fenomena Spiritual di Kalangan Pemuda Gereja

Theology in the Click-and-Bet Era: Reading Online Gambling as a Spiritual Phenomenon among Church Youth

Authors

  • Leni Tangdiombo Universitas Kristen Indonesia Toraja, Toraja Utara, Indonesia
  • Amran Simangunsong Protestant University of Rwanda, Butare, Rwanda
  • Yaterorogo Zebua Sekolah Tinggi Teologi Sangkakala, Jakarta, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.47178/2dt3f227

Keywords:

judi online, pemuda gereja, pendidikan rohani, tantangan digital, online gambling, church youth, spiritual education, digital challenges

Abstract

This study aims to analyze the phenomenon of online gambling among church youth within the context of digital culture, as well as to examine the role of the church in guiding young people in facing these challenges from a theological perspective. This research employs a descriptive qualitative approach through literature review and theological analysis. The findings indicate that ease of access to digital technology, the appeal of instant entertainment, and peer influence are key factors that increase the risk of church youth's involvement in online gambling. This phenomenon affects not only economic and social aspects but also the formation of faith, patterns of hope, and spiritual responsibility. From a theological perspective, online gambling is understood as a moral and spiritual challenge that requires self-awareness, self-control, and the strengthening of Christian values. The study also highlights the strategic role of the church in responding to this issue through contextual spiritual education, personal pastoral accompaniment, and the development of creative and supportive communities. This article contributes to the development of digital theology and pastoral care by offering a critical-reflective framework for understanding online gambling not merely as a moral deviation but as a spiritual crisis among church youth in the digital era. It provides practical insights for churches and Christian educators on how to integrate ethical discernment, contextual spiritual education, and digital literacy into faith formation to prevent online gambling addiction.

 

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena judi online di kalangan pemuda gereja dalam konteks budaya digital, serta menelaah peran gereja dalam membimbing pemuda menghadapi tantangan tersebut dari perspektif teologi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode telaah literatur dan analisis teologis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemudahan akses teknologi, daya tarik hiburan instan, serta pengaruh lingkungan pertemanan menjadi faktor utama yang meningkatkan keterlibatan pemuda gereja dalam praktik judi online. Fenomena ini tidak hanya berdampak pada aspek ekonomi dan sosial, tetapi juga memengaruhi pembentukan iman, pola harapan, dan tanggung jawab spiritual pemuda. Dari perspektif teologis, judi online dipahami sebagai tantangan moral yang menuntut kesadaran diri, pengendalian emosi, serta penguatan nilai iman Kristen. Penelitian ini juga menegaskan bahwa gereja memiliki peran strategis dalam merespons fenomena ini melalui pendidikan rohani yang kontekstual, pendampingan personal, serta pengembangan komunitas yang kreatif dan suportif. Kesimpulannya, judi online bukan hanya menjadi ancaman bagi kehidupan rohani pemuda gereja, tetapi juga dapat dilihat sebagai peluang bagi gereja untuk memperbarui pelayanan, memperkuat iman, serta membekali pemuda dengan sikap kritis dan tanggung jawab spiritual di tengah era digital. Artikel ini berkontribusi pada pengembangan teologi digital dan pendampingan pastoral dengan menawarkan kerangka refleksi kritis untuk memahami judi online tidak sekadar sebagai penyimpangan moral, tetapi sebagai krisis spiritual di kalangan pemuda gereja di era digital. Artikel ini juga memberikan wawasan praktis bagi gereja dan pendidik Kristen tentang bagaimana mengintegrasikan kesadaran etis, pendidikan rohani yang kontekstual, dan literasi digital dalam pembinaan iman untuk mencegah kecanduan judi online.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Assyakurrohim, Dimas, Dewa Ikhram, Rusdy A. Sirodj, and Muhammad Win Afgani. "Metode Studi Kasus dalam Penelitian Kualitatif." Jurnal Pendidikan Sains dan Komputer 3, no. 1 (2023): 1–9. https://doi.org/10.47709/jpsk.v3i01.1951.

Banjarnahor, Reja, Shintia Barutu, and Dearma Damanik. "Penerapan Teknologi Digital dalam Pembinaan Remaja Gereja di Era Modern." Berkat: Jurnal Pendidikan Agama dan Katolik 2, no. 2 (2025): 45–57. https://doi.org/10.61132/berkat.v2i2.923.

Bulan, Susanti Embong, and Amran Simangunsong. "Click for Tolerance: The Transformation of Christian Religious Education through Digital Media in Fostering Inclusive Attitudes in Indonesia." Indonesia Journal of Religious 8, no. 2 (2025): 1–18. https://doi.org/10.46362/moderate.v3i1.16.

Dwiadityo, Mateus Seto. "Mengupayakan Pendampingan yang Personal dan Integral dalam Formasi Calon Imam di Era Digital." Fides et Ratio: Jurnal Teologi Kontekstual Seminari Tinggi St. Fransiskus Xaverius Ambon 6, no. 1 (2021): 11–28. https://doi.org/10.47025/fer.v6i1.56.

Faradila, Alvina, and Amrizal Siagian. "Perilaku Penyimpangan Sosial dalam Praktik Perjudian Online di Kalangan Pengemudi Ojek Online Kawasan Pamulang Tangerang Selatan." Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora dan Politik (JIHHP) 4, no. 5 (2024): 1599–1609. https://doi.org/10.38035/jihhp.v4i5.2398.

Hale, Merensiana. "Penguatan Wawasan Mengenai Tantangan dan Kebutuhan Spiritualitas Generasi Z pada Pemuda GMIT Klasis Kupang Barat." Devotion: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2, no. 1 (2023): 1–8. https://doi.org/10.52960/dev.v2i1.243.

Hilman, Cecep. "Kontribusi Pemuda dalam Pembangunan Sosial dan Inovasi." In Prosiding Seminar Nasional Indonesia 2, no. 3 (2024): 548-563. https://www.adisampublisher.org/index.php/nasional/article/view/975.

Jannah, Alya Miftahul, Muhammad Osmar Zaidan Al Wafi, and Sibiyan Aliyan. "Perilaku Judi Online pada Masyarakat Beragama di Indonesia." Islamic Education 1, no. 3 (2023): 348–357. https://maryamsejahtera.com/index.php/Education/article/view/577.

Juanta, Elkria. "Dari Logos ke Like: Interseksi Teologi Komunikasi dan Budaya Media Sosial." Skenoo: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 5, no. 2 (2025): 147–165. https://doi.org/10.55649/skenoo.v5i2.185.

Junaidi, Junaidi. "Kemandirian Gereja Menuju Gereja yang Sejahtera." Prosiding STT Sumatera Utara 1, no. 1 (2021): 283–291. https://stt-su.ac.id/e-journal/index.php/prosiding/article/view/76.

Kusumaningsih, Rila, and Suhardi Suhardi. "Penanggulangan Pemberantasan Judi Online di Masyarakat." ADMA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat 4, no. 1 (2023): 1–10. https://doi.org/10.30812/adma.v4i1.2767.

Laras, Annisa, Najwa Salvabillah, Cindy Caroline, Farra Dinda, and Mic Finanto. "Analisis Dampak Judi Online di Indonesia." Concept: Journal of Social Humanities and Education 4, no. 2 (2025): 140–151. https://doi.org/10.55606/concept.v3i2.1304.

Lumbantoruan, Tupa Pebrianti, and Andreas Yonatan Gultom. "Strategi Pembinaan Warga Gereja untuk Mengatasi Judi Online." Berkat: Jurnal Pendidikan Agama dan Katolik 2, no. 1 (2025): 20–33. https://doi.org/10.61132/berkat.v2i1.622.

Manullang, Natanael, Philpresdo Simatupang, Dimas Giraldo Purba, Kevin Martin Sijabat, Reza Fahlevi Marbun, and Dorlan Naibaho. "Strategi Pemulihan Remaja yang Kecanduan Judi Online." Jurnal Ilmiah Multidisiplin Ilmu 1, no. 3 (2024): 34–40. https://doi.org/10.69714/2bdpkt95.

Marbun, Purim. "Model Pembinaan Warga Gereja Berbasis Pendampingan Pastoral." Jurnal Ilmiah Religiosity Entity Humanity (JIREH) 6, no. 2 (2024): 206–216. https://doi.org/10.37364/jireh.v6i2.252.

Mathorri, Anjas. "Kontrol Diri Remaja dalam Mengurangi Permainan Judi Online di Kota Bengkulu." Skripsi, UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu, 2022.

Novega, Lidya, Rahman Amin, Rahmat Saputra, Gatot Efrianto, and Diah Narima Ambarrini. "Upaya Penanggulangan Judi Online di Kalangan Pelajar." Abdi Bhara 4, no. 1 (2025): 1–13. https://doi.org/10.31599/vvg4ds25.

Rahmawati, Anisa, Nur Azizah, Muhammad Ihsan, and Muhammad Azmiannur. "Dampak Sosial Judi Online: Mengguncang Kehidupan dan Keharmonisan dalam Rumah Tangga." Sujud: Jurnal Agama, Sosial dan Budaya 1, no. 3 (2025): 410–419. https://doi.org/10.63822/m6g6dw28.

Sahartian, Santy. "Pengaruh Pembinaan Rohani di Keluarga terhadap Karakter Pemuda berdasarkan Kolose 2:6-10." FIDEI: Jurnal Teologi Sistematika dan Praktika 2, no. 1 (2019): 20–39. https://doi.org/10.34081/fidei.v2i1.30.

Sahputra, Dika, Anisya Afifa, Adinda Muna Salwa, Nurman Yudhistira, and Liyani Azizah Lingga. "Dampak Judi Online terhadap Kalangan Remaja (Studi Kasus Tebing Tinggi)." Islamic Counseling: Jurnal Bimbingan Konseling Islam 6, no. 2 (2022): 139–156. https://doi.org/10.29240/jbk.v6i2.3866.

Saragih, Gabriel A. P. "Stop Judi Online: Bekerja dengan Jujur dan Tekun berdasarkan Amsal 13:11." Vox Divina (2024): 17–33. https://jurnal.sttekumene-medan.ac.id/index.php/voxdivina/article/view/19.

Setiawan Aritonang, Nineson, and Kosma Manurung. "Kepemimpinan Pemuda Kristen di Era Digital: Pelayanan dalam Transformasi Teknologi untuk Membangun Komunitas Iman yang Relevan." Veritas Lux Mea (Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen) 6, no. 2 (2024): 293–304. https://doi.org/10.59177/veritas.v6i2.298.

Sianipar, Joice Engie Wella. "Providensia Allah dalam Tantangan Judi Online: Respons Teologis terhadap Krisis Iman Kristen." Fidei: Jurnal Teologi Sistematika dan Praktika 8, no. 2 (2025): 297–319. https://doi.org/10.34081/fidei.v8i2.652.

Sondakh, Tasya Refina, and Ineke Marlien Tombeng. "Kajian Etis Teologis terhadap Pemuda Kristen yang Melakukan Judi Online." Educatio Christi 4, no. 2 (2023): 206–214. https://doi.org/10.70796/educatio-christi.v4i2.102.

Sriyana, Sriyana. "Judi Online: Dampak Sosial, Ekonomi, dan Psikologis di Era Digital." Jurnal Sociopolitico 7, no. 1 (2025): 27–34. https://doi.org/10.54683/sociopolitico.v7i1.169.

Supriadi, Made Nopen, Minggus Dilla, and Lewi Nataniel Bora. "Relevansi Misi Kristus bagi Spiritualitas Kristen." Sesawi: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen 2, no. 2 (2021): 75–85. https://doi.org/10.53687/sjtpk.v2i2.25.

Suwendra, I Wayan. Metode Penelitian Kualitatif dalam Ilmu Sosial, Pendidikan, Kebudayaan, dan Keagamaan. Bandung: Nilacakra Publishing House, 2018.

Tafonao, Talizaro. "Peran Gembala Sidang dalam Mengajar dan Memotivasi untuk Melayani terhadap Pertumbuhan Rohani Pemuda." Evangelikal: Jurnal Teologi Injili dan Pembinaan Warga Jemaat 2, no. 1 (2018): 36-49. https://doi.org/10.46445/ejti.v2i1.85.

Tolandang, Josua, Hendry C. M. Runtuwene, and Hein Arina. "Etika Digital dan Spiritualitas Pemuda di Era Judi Online." Jurnal Ilmiah SETITEL Imanuel 3, no. 2 (2025): 400–410.

Utami, Fadillah, Siti Patimah, Adenan Adenan, and Darwis Mustakim. "Judi Online: Faktor Pemicu Perceraian dalam Keluarga Modern." Hidayah: Cendekia Pendidikan Islam dan Hukum Syariah 2, no. 1 (2025): 14–22. https://doi.org/10.59059/jpmis.v4i1.2198.

Widiyanto, Mikha Agus, Rina Christin, and James Franclin. "Peran Gembala sebagai Upaya Pendidikan Agama Kristen dalam Pembinaan Spiritualitas Remaja Pemuda." Vox Dei: Jurnal Teologi dan Pastoral 3, no. 1 (2022): 15–30. https://doi.org/10.46408/vxd.v3i1.126.

Yeremia, Yeremia, Slamet Wiyono, Arosokhi Laoli, and Edward Everson Hanock. "Menelisik Potensi Dampak Keterbukaan Akses Internet terhadap Gereja di Pedesaan dan Pedalaman Kalimantan Barat." Paraklesis 1, no. 1 (2024): 1–19. https://jurnal.makedonia.ac.id/index.php/paraklesis/article/view/38.

Zebua, Yaterorogo, Zakharia Suparyadi, and Hariyanto. "Mengintegrasikan Teknologi dan Spiritualitas: Kepemimpinan Gereja di Era 5.0." Indonesia Journal of Religious 8, no. 2 (2024): 117–32. https://doi.org/10.46362/ijr.v8i2.37.

Zis, Sirajul Fuad, Rahmi Surya Dewi, and Zainal Efendi. "Model Perilaku Komunikasi Generasi Muda dalam Pemanfaatan Media Digital Memasuki Era 4.0 dan 5.0 di Kecamatan Kuranji." Jurnal Komunikasi Profesional 5, no. 1 (2021): 66-87. https://doi.org/10.25139/jkp.v5i1.3624.

Published

2026-06-11

How to Cite

Teologi di Era Klik dan Taruhan: Membaca Judi Online sebagai Fenomena Spiritual di Kalangan Pemuda Gereja: Theology in the Click-and-Bet Era: Reading Online Gambling as a Spiritual Phenomenon among Church Youth (L. Tangdiombo, A. . Simangunsong, & Y. Zebua, Trans.). (2026). KINAA: Jurnal Teologi, 11(1), 55-69. https://doi.org/10.47178/2dt3f227

Similar Articles

1-10 of 54

You may also start an advanced similarity search for this article.