Ma’marakka sebagai Media Transformasi Nilai-Nilai Pendidikan Agama Kristen yang Kontekstual bagi Masyarakat Buntao’

Ma’marakka as a Medium for Transforming Contextual Christian Education Values in the Buntao’ Community

Authors

  • Marce Sule Universitas Kristen Indonesia Toraja, Toraja Utara, Indonesia
  • Elim Wilsen Taruk Protestant Theological University, Netherlands

DOI:

https://doi.org/10.47178/9pd3xj44

Keywords:

Ma'marakka, Gospel transformation, Christian religious education, contextual theology, Torajan culture, transformasi injil, pendidikan agama Kristen kontekstual, budaya Toraja, model sintesis

Abstract

This study aims to analyze the theological meaning and sociocultural functions of the Ma’marakka tradition within the Buntao’ community of Toraja, while formulating its transformation as a medium for contextual Christian Religious Education (CRE). The research addresses the academic gap regarding the underutilization of local oral traditions in developing indigenous-based CRE curricula. Employing a theological ethnography approach and Stephen B. Bevans’ Synthesis Model, this qualitative study gathered data through participant observation and in-depth interviews with traditional leaders and cultural practitioners in Buntao’. The findings demonstrate that Ma’marakka transforms values of gratitude, social solidarity, and eschatological hope into a relevant vehicle for Gospel communication. This study asserts that integrating Ma’marakka into CRE is not merely syncretism but a process of inculturation where the Gospel engages culture without eroding local identity. The implications of this research offer a new framework for CRE educators to develop learning materials rooted in Torajan local wisdom.

 

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis makna teologis dan fungsi sosiokultural tradisi Ma’marakka dalam masyarakat Buntao’, Toraja, serta merumuskan transformasinya sebagai media Pendidikan Agama Kristen (PAK) yang kontekstual. Masalah utama dalam penelitian ini adalah adanya kesenjangan antara praktik tradisi lisan lokal dengan kurikulum PAK yang sering kali masih bersifat Barat dan kurang menyentuh kearifan lokal. Dengan menggunakan pendekatan etnografi teologis dan Model Sintesis Stephen B. Bevans, penelitian kualitatif ini mengumpulkan data melalui observasi partisipatif dan wawancara mendalam dengan tokoh adat serta praktisi budaya di Buntao’. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ma’marakka mentransformasi nilai-nilai syukur, solidaritas sosial, dan pengharapan eskatologis menjadi sarana penyampaian Injil yang relevan bagi jemaat lokal. Temuan ini menegaskan bahwa integrasi Ma’marakka ke dalam PAK bukan sekadar sinkretisme, melainkan proses inkulturasi di mana Injil menyapa budaya tanpa menghilangkan identitas lokal. Implikasi dari penelitian ini menawarkan model baru bagi pendidik PAK dalam mengembangkan materi pembelajaran berbasis kearifan lokal Toraja.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ambe’ Tandi. Wawancara oleh penulis. Buntao’, 19 Oktober 2024.

Banne, Ribka. Wawancara oleh penulis dan dengan majelis gereja. Buntao’, 19 Oktober 2024.

Basuki, Eko, Liantoro Liantoro, Dunant Frederick Saukotta, and Metalia Margaret. “Peran Pendidikan Agama Kristen Dalam Pembentukan Iman Kepada Anak Di Jemaat Gereja Bethel Injil Sepenuh Yerusalem Baru, Surabaya Berdasarkan Kitab Ulangan 6:4-9: The Role of Christian Religious Education in Shaping Children’s Faith in the Congregation of Bethel Full Gospel Church ‘Yerusalem Baru,’ Surabaya, Based on Deuteronomy 6:4–9”. Journal of Religious and Socio-Cultural 5, no. 1 (2024): 70-85. https://doi.org/10.46362/jrsc.v5i1.239.

Bevans, Stephen B. Models of Contextual Theology. Maryknoll, NY: Orbis Books, 1992.

Bosch, David J. Transforming Mission: Paradigm Shifts in Theology of Mission. Maryknoll, NY: Orbis Books, 1991.

Brillenburg Wurth, G. Etika Kristen dan Tanggung Jawab Sosial. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2004.

Bua’, Lukas. Wawancara oleh penulis. Toparenge’, Buntao’, 18 Oktober 2024.

Creswell, John W. Desain Penelitian: Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif, dan Metode Campuran. Thousand Oaks, CA: Sage Publications, 2014.

Datuan, Herman. Wawancara oleh penulis. Toparenge’, Buntao’, 18 Oktober 2024.

Duma’, P. Wawancara dengan majelis gereja. Buntao’, 19 Oktober 2024.

Eliade, Mircea. Patterns in Comparative Religion. London: Sheed and Ward, 2015.

Freire, Paulo. Pedagogy of the Oppressed. New York, NY: Herder and Herder, 1970.

Hiebert, Paul G. “The Flaw of the Excluded Middle.” Missiology 10, no. 1 (1982): 35–47. https://doi.org/10.1177/009182968201000103.

Knight, George R. Philosophy and Education: An Introduction in Christian Perspective. Berrien Springs, MI: Andrews University Press, 2006.

Kraft, Charles H. Christianity in Culture: A Study in Dynamic Biblical Theologizing. Maryknoll, NY: Orbis Books, 2005.

Lembang, Bert T. Reinterpretasi dan Reaktualisasi Budaya Toraja: Refleksi Seabad Kekristenan Masuk Toraja. Yogyakarta: Gunung Sopai, 2012.

Liu, Damaris. Wawancara dengan majelis gereja. Buntao’, 19 Oktober 2024.

Luzbetak, Louis J. The Church and Cultures: New Perspectives in Missiological Anthropology. Maryknoll, NY: Orbis Books, 1988.

Manan, Kristiani Iser. Wawancara oleh penulis (pendeta Gereja Toraja). Buntao’, 30 Oktober 2024.

Nainggolan, Parlindungan. Filsafat Pendidikan Agama Kristen. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2019.

Palimbong, Andriano Mario, Rr. Paramitha Dyah Fitriasari, and Timbul Haryono. “Makna Pertunjukan Ma’ Marakka Dalam Upacara Rambu Solo’ Masyarakat Toraja”. Virtuoso: Jurnal Pengkajian dan Penciptaan Musik 5, no. 2 (December 19, 2022): 134–141. https://doi.org/10.26740/vt.v5n2.p134-141.

Palopak, Yohanes. Wawancara oleh penulis (tokoh adat). Gora-gora Tongkon, 2 Oktober 2024; Buntao’ Tonglo, 16 Oktober 2024.

Pong Tari. Wawancara oleh penulis (penyanyi Marakka). Buntao’, 19 dan 25 Oktober 2024.

Randa, Yulius. Wawancara dengan majelis gereja. Buntao’, 19 Oktober 2024.

Rante, Theo. Teologi Kontekstual di Tanah Toraja. Makassar: Yayasan Alfa Omega, 2018.

Ruru, Dorkas. Wawancara dengan majelis gereja oleh penulis. Buntao’, 19 Oktober 2024.

Salshadilla, R. A. Iman, Pengharapan, dan Kasih. Surabaya: CV Pranata Widya Sejahtera, 2020.

Schreiter, Robert J. Constructing Local Theologies. Maryknoll, NY: Orbis Books, 1985.

Setiawan, Daniel. Model Pendidikan Agama Kristen Kontekstual di Indonesia. Yogyakarta: Andi Offset, 2020.

Subu, Yohana. Wawancara guru Pendidikan Agama Kristen oleh penulis. Buntao’, 29 Oktober 2024.

Sugiyono. Memahami Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta, 2001.

Sugiyono. Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta, 2018.

Tafonao, Talizaro. Pendidikan Agama Kristen dalam Konteks Budaya. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2018.

Tangdilintin, M. Kebudayaan dan Kepercayaan Toraja. Rantepao: Yayasan Kebudayaan Toraja, 2005.

Tangirerung, Johana R. Berteologi melalui Simbol-simbol: Upaya Mengungkap Injil dalam Ukiran Toraja. 2017.

Tung, Khoe Hian. Konsep Inkulturasi Injil dalam Teologi Kontekstual. Yogyakarta: Kanisius, 2012.

Van der End, Th. Teologi Kontekstual di Asia. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 1991.

Walls, Andrew F. The Cross-Cultural Process in Christian History. Maryknoll, NY: Orbis Books, 2002.

Published

2025-05-30

How to Cite

Ma’marakka sebagai Media Transformasi Nilai-Nilai Pendidikan Agama Kristen yang Kontekstual bagi Masyarakat Buntao’: Ma’marakka as a Medium for Transforming Contextual Christian Education Values in the Buntao’ Community. (2025). KINAA: Jurnal Teologi, 10(1), 52-67. https://doi.org/10.47178/9pd3xj44

Similar Articles

21-30 of 80

You may also start an advanced similarity search for this article.