Aplikasi “MONITORWALETKU” sebagai Media Monitoring Gas Amonia (NH3), Suhu dan Kelembapan pada Gedung Sarang Walet
DOI:
https://doi.org/10.47178/2rt5xj53Keywords:
Android , Gas Amonia , Suhu dan Kelembapan , Sistem Monitoring , Sarang WaletAbstract
Gedung sarang walet membutuhkan kondisi lingkungan yang stabil agar burung walet dapat berkembang optimal. Gas amonia (NH3) dari kotoran burung serta fluktuasi suhu dan kelembapan dapat mengganggu produktivitas walet. Penelitian ini mengembangkan Aplikasi monitoring berbasis Android untuk memantau parameter tersebut secara real-time dengan menggunakan metode waterfall sistem ini menggunakan sensor MQ135 untuk mendeteksi gas amonia dan DHT11 untuk mengukur suhu dan kelembapan. Data dikirim melalui WiFi menggunakan Wemos D1 Mini, di simpan dalam Firebase Realtime Database dan ditampilkan melalui aplikasi Monitorwaletku. Pengujian sistem dilakukan melalui metode Black Box Testing yang membuktikan bahwa sistem telah berfungsi dengan baik, serta melalui User Acceptance Testing (UAT) yang memperoleh nilai sebesar 91,8%, yang dikategorikan sebagai sangat baik. Hasil pengujian menunjukkan bahwa aplikasi bekerja dengan baik dan menampilkan data secara real-time. Pengguna menyatakan sistem mudah digunakan, tetapi menyarankan pengembangan lebih lanjut untuk meningkatkan kualitas budidaya walet melalui pendekatan berbasis teknologi.




