Tondok Smart untuk Indonesia Emas 2045: Integrasi MOOCs dan IoT dalam Mewujudkan Literasi Digital dan Ketahanan Pangan di Wilayah 3T

Penulis

  • Melki Garonga Universitas Kristen Indonesia Toraja
  • Muh Putra Pratama Universitas Kristen Indonesia Toraja
  • Willy Yafet Tandirerung Universitas Kristen Indonesia Toraja
  • Nurhikmah Nurhikmah Universitas Negeri Makassar
  • Anas Arfandi Universitas Negeri Makassar
  • Dewi Puspitasari Universitas Negeri Makassar

DOI:

https://doi.org/10.47178/hf5hd854

Kata Kunci:

MOOCs, IoT, literasi digital, ketahanan pangan, Toraja

Abstrak

Program pengabdian kepada masyarakat bertajuk “Tondok Smart untuk Indonesia Emas 2045: Integrasi MOOCs dan IoT dalam Mewujudkan Literasi Digital dan Ketahanan Pangan di Wilayah 3T” bertujuan menjembatani inovasi perguruan tinggi dengan kebutuhan masyarakat di Toraja. Kegiatan ini dilaksanakan melalui kolaborasi Universitas Kristen Indonesia Toraja (UKI Toraja) dan Universitas Negeri Makassar (UNM) dengan dua mitra utama, yakni SMP Negeri 1 Sangalla’ngi dan Kelompok Tani Marante Tampang Allo. Program mengintegrasikan Massive Open Online Courses (MOOCs) untuk peningkatan literasi digital guru dan sistem Internet of Things (IoT) untuk efisiensi pertanian. Metode yang digunakan meliputi pelatihan, pendampingan, serta penerapan teknologi partisipatif. Hasil menunjukkan peningkatan literasi digital guru sebesar 72%, efisiensi penggunaan air pertanian sebesar 40%, dan peningkatan produktivitas tanaman Lombok Katokkon sebesar 30%. Program ini juga melahirkan komunitas Tondok Smart Community sebagai bentuk keberlanjutan inovasi lokal. Integrasi MOOCs dan IoT terbukti efektif meningkatkan daya saing masyarakat di wilayah 3T, sekaligus memperkuat nilai-nilai kearifan lokal Toraja menuju Indonesia Emas 2045.

Referensi

Atiaja, L. N. A. & Proenza, R. S. G. (2016). MOOCs: Origin, characterization, principal problems and challenges in Higher Education. Journal of E-Learning and Knowledge Society, 12(1), 65–76.

BPS. (2021). Geografis: Tinggi Wilayah di Atas Permukaan Laut (DPL) Menurut Kecamatan di Kabupaten Toraja Utara. https://torutkab.bps.go.id/statictable/2022/04/23/42/tinggi-wilayah-di-atas-permukaan-laut-dpl-menurut-kecamatan-di-kabupaten-toraja-utara-2021.html

Ferdian, A., Hasim, S. & Juniati, S. R. (2022). Strategi Pegembangan Ekowisata Pasca Covid-19 Berbasis Analisis. Musamus Journal Of Public Administration.

Matasik, A. L., To’alla’, V., Mantong, A. & Tangdialla, R. (2022). Analisis dampak pandemi covid-19 terhadap usaha kerajinan tenun Toraja. Fair Value: Jurnal Ilmiah Akuntansi Dan Keuangan, 4(12), 5858–5864. https://doi.org/10.32670/fairvalue.v4i12.2207

PEMBENTUKAN KABUPATEN TORAJA UTARA DI PROVINSI SULAWESI SELATAN DENGAN, (2008).

Rawat, R. (2023). Harnessing the Power of IoT and AI for Human Evolution. International Journal of Research In Science & Engineering, 33. https://doi.org/10.55529/ijrise.33.58.68

Riskiawan, H. Y., Gupta, N., Setyohadi, D. P. S., Anwar, S., Kurniasari, A. A., Hariono, B., Firmansyah, M. H., Yogiswara, Y., Mansur, A. B. F. & Basori, A. H. (2024). Artificial Intelligence Enabled Smart Monitoring and Controlling of IoT-Green House. Arabian Journal for Science and Engineering, 49(3). https://doi.org/10.1007/s13369-023-07887-6

Salvi, M. P. & Bravo, J. (2013). A Comprehensive Overview of MOOCs: Antecedents and Successful Developments. آب و خاک, May, 106.

Sonwalkar, J. & Maheshkar, C. (2015). MOOCS: A MASSIVE PLATFORM FOR COLLABORATIVE LEARNING IN GLOBALIZED WAY. 2(June), 142–149.

Sutardi, D. (2022). Literasi Digital, Pemerintah Luncurkan Model belajar MOOC. Disway.Id. https://disway.id/read/668948/literasi-digital-pemerintah-luncurkan-model-belajar-mooc

Zhou, J. (2022). The role of libraries in distance learning during COVID-19. Information Development, 38(2). https://doi.org/10.1177/02666669211001502

Diterbitkan

2025-12-15

Cara Mengutip

Tondok Smart untuk Indonesia Emas 2045: Integrasi MOOCs dan IoT dalam Mewujudkan Literasi Digital dan Ketahanan Pangan di Wilayah 3T. (2025). TONGKONAN: JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT, 4(2), 184-196. https://doi.org/10.47178/hf5hd854