Revitalisasi Gazebo Lingkungan Melalui Pendekatan Multidisipliner Berbasis Partisipasi Masyarakat DiKelurahan Tantanan Tallunglipu
DOI:
https://doi.org/10.47178/q5gp0a35Keywords:
Revitalisasi Gazebo, Partisipasi Masyarakat, Pendekatan Multidisiplin, Ruang Publik, Penataan LingkunganAbstract
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan untuk mengatasi kondisi enam unit gazebo yang berada di halaman Kantor Kepala Desa yang mengalami kerusakan struktural, penurunan kualitas estetika, serta berkurangnya fungsi sosial sebagai ruang interaksi masyarakat. Kegiatan ini bertujuan merevitalisasi gazebo melalui pendekatan multidisiplin berbasis partisipasi masyarakat guna mengembalikan fungsi fisik, sosial, dan lingkungan dari fasilitas publik tersebut. Metode yang digunakan meliputi observasi lapangan, perencanaan kolaboratif, sosialisasi, rehabilitasi fisik, penataan lingkungan, dan evaluasi partisipatif. Kegiatan revitalisasi mencakup perbaikan struktur gazebo yang rusak, pengecatan ulang, penggantian komponen yang tidak layak, pembersihan area sekitar, serta penataan lingkungan pendukung. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa seluruh enam gazebo berhasil direvitalisasi sehingga menjadi lebih kokoh, aman, dan nyaman digunakan. Selain itu, lingkungan sekitar menjadi lebih bersih dan tertata, serta interaksi sosial masyarakat meningkat melalui pemanfaatan kembali gazebo sebagai ruang berkumpul. Keterlibatan mahasiswa dari berbagai program studi memperkuat aspek teknis, sosial, dan manajerial dalam pelaksanaan kegiatan. Keberlanjutan program didukung oleh komitmen masyarakat untuk melakukan pemeliharaan rutin secara terencana dan berkelanjutan di masa mendatang.
References
Arnstein, S. R. (1969). A ladder of citizen participation. Journal of the American Institute of Planners, 35(4), 216–224. https://doi.org/10.1080/01944366908977225
Bitner, M. J. (1992). Servicescapes: The impact of physical surroundings on customers and employees. Journal of Marketing, 56(2), 57–71. https://doi.org/10.1177/002224299205600205
Boyer, E. L. (1996). The scholarship of engagement. Journal of Public Service & Outreach, 1(1), 11–20.
Brischke, C., & Meyer, L. (2017). Performance of wood exposed above ground—A review on existing field test methods. Wood Material Science & Engineering, 12(1), 1–14. https://doi.org/10.1080/17480272.2016.1275743
Brischke, C., & Meyer, L. (2017). Performance of wood in outdoor applications. Wood Material Science and Engineering, 12(2), 67–78. https://doi.org/10.1080/17480272.2016.1174665
Carmona, M. (2021). Public places, urban spaces: The dimensions of urban design (3rd ed.). Routledge.
Carmona, M. (2021). Public places, urban spaces: The dimensions of urban design (3rd ed.). Routledge. https://doi.org/10.4324/9781003097509
Gehl, J. (2016). Life between buildings: Using public space (6th ed.). Island Press.
International Organization for Standardization. (2017). ISO 15686-5:2017. Buildings and constructed assets—Service life planning—Part 5: Life-cycle costing. International Organization for Standardization.
Lang, D. J., Wiek, A., Bergmann, M., Stauffacher, M., Martens, P., Moll, P., Swilling, M., & Thomas, C. J. (2019). Transdisciplinary research in sustainability science: Practice, principles, and challenges. Sustainability Science, 14(4), 875–889. https://doi.org/10.1007/s11625-018-0614-0
Lang, D. J., Wiek, A., Bergmann, M., Stauffacher, M., Martens, P., Moll, P., Swilling, M., & Thomas, C. J. (2019). Transdisciplinary research in sustainability science: Practice, principles, and challenges. Sustainability Science, 7(Suppl. 1), 25–43. https://doi.org/10.1007/s11625-011-0149-x
Lembang ST dkk (2023). Pemanfaatan Rumah Tongkonan Sebagai Media Dan Sarana Pembelajaran Bimbingan Belajar Ceria. https://journals.ukitoraja.ac.id/index.php/tongkonan/article/view/2022
Lembang ST, Ba’ru Y. Geometric transformation in Toraja Tongkonan carvings. MAPAN. 2021;9(2):233–45.
Mansuri, G., & Rao, V. (2018). Localizing development: Does participation work? World Bank Publications.
Mansuri, G., & Rao, V. (2018). Localizing development: Does participation work? World Bank. https://doi.org/10.1596/978-1-4648-0811-4
Mardikanto, T., & Soebiato, P. (2015). Pemberdayaan masyarakat dalam perspektif kebijakan publik. Alfabeta.
Mardikanto, T., & Soebiato, P. (2015). Pemberdayaan masyarakat dalam perspektif kebijakan publik. Alfabeta.
Mehta, V. (2019). Public space: Design, social life, and urban revitalization. Routledge. https://doi.org/10.4324/9781315521006
Mehta, V. (2019). Streets and social life: Public space and social interaction in urban environments. Journal of Urban Design, 24(2), 167–186. https://doi.org/10.1080/13574809.2018.1479821
Parasuraman, A., Zeithaml, V. A., & Berry, L. L. (1988). SERVQUAL: A multiple-item scale for measuring consumer perceptions of service quality. Journal of Retailing, 64(1), 12–40.
Roberts, P., Sykes, H., & Granger, R. (2017). Urban regeneration (2nd ed.). Sage Publications.
Sandak, A., Sandak, J., Brischke, C., & Kutnar, A. (2021). Wood modification technologies for sustainable building: A review. Forests, 12(7), Article 812. https://doi.org/10.3390/f12070812
Sandak, J., Sandak, A., & Brischke, C. (2021). Durability of wood in outdoor environments: A review. Construction and Building Materials, 303, 124451. https://doi.org/10.1016/j.conbuildmat.2021.124451
Seeley, I. H. (1987). Building maintenance (2nd ed.). Macmillan Education.
UN-Habitat. (2020). World Cities Report 2020: The value of sustainable urbanization. United Nations Human Settlements Programme. https://unhabitat.org/world-cities-report-2020
United Nations. (2015). Transforming our world: The 2030 Agenda for Sustainable Development. United Nations. https://sdgs.un.org/2030agenda








