Peningkatan Keterampilan Kelompok Remaja melalui Pelatihan Pembuatan Trainer Kit Jaringan Komputer sebagai Media Pembelajaran Interaktif dan Produk Wirausaha
DOI:
https://doi.org/10.47178/vteghc71Keywords:
pelatihan, trainer kit jaringan komputer, keterampilan remaja, media pembelajaran, wirausahaAbstract
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan kelompok remaja di Dusun Kambang, Kelurahan Bontoa, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto, melalui pelatihan pembuatan trainer kit jaringan komputer sebagai media pembelajaran interaktif dan produk wirausaha. Latar belakang kegiatan ini adalah rendahnya akses terhadap pendidikan bidang usaha berbasis teknologi, keterbatasan keterampilan teknis di bidang jaringan komputer, serta minimnya wawasan kewirausahaan di kalangan remaja setempat. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan teori dan praktik, penerapan teknologi, pendampingan kewirausahaan, serta evaluasi dan keberlanjutan program. Pelatihan dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif sehingga peserta terlibat aktif mulai dari perakitan perangkat hingga uji coba penggunaan trainer kit. Hasil evaluasi post-test menunjukkan peningkatan pemahaman teknis sebesar rata-rata 78% dibandingkan nilai pre-test, yang menandakan adanya peningkatan kompetensi secara signifikan. Dari sisi keterampilan praktik, sebanyak 10 peserta (83,3%) memiliki pemahaman yang baik perakitan trainer kit secara mandiri hingga berfungsi dengan baik. Selain itu, peserta memperoleh pemahaman mengenai potensi pemasaran produk edukatif sebagai peluang usaha lokal. Program ini juga berhasil membentuk kelompok usaha berbasis komunitas remaja untuk melanjutkan produksi dan pengembangan trainer kit secara berkelanjutan. Secara keseluruhan, kegiatan ini berkontribusi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan literasi teknologi, serta pembukaan peluang ekonomi kreatif di daerah tertinggal.
References
Dikti, R. (2017). Rencana Induk Riset Nasional Tahun 2017-2045.
Hakim, M. (2016). Social Structure and Poverty in the Fishing Community at Pandang-Pandang, Jeneponto in South Sulawesi Province. Mediterranean Journal of Social Sciences. https://doi.org/10.5901/mjss.2016.v7n1s1p188
Hidayat, A., Martha Fitriani, I., & Pradhana, C. (2022). Pengembangan Trainer Kit untuk Menunjang Kegiatan Praktikum Mikroprosesor dan Mikrokontroler di Universitas Islam Raden Rahmat.
Metrotech (Journal of Mechanical and Electrical Technology), 1(2), 55–60.
https://doi.org/10.33379/metrotech.v1i2.1317
Nizam. (2021). Buku panduan indikator kinerja utama (IKU) (2nd ed.).
Pratiwi, A. D., Hatta, P., & Efendi, A. (2021). Studi Kelayakan Trainer Jaringan Komputer Sebagai Media Belajar Pada Praktikum Jaringan Komputer Dasar. Jurnal Ilmiah Pendidikan Teknik Dan Kejuruan, 14(1), 25. https://doi.org/10.20961/jiptek.v14i1.17662
Rachel, R., Risaldi, R., Rahayu, S., & Fatmawati, R. (2024). Pelatihan Pemanfaatan Powtoon Sebagai Media Pembelajaran Bagi Mahasiswa. Tongkonan: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(1), 70–79.
Rimang, S. S., & Soadiq, D. S. (2015). Pengembangan Sistem Dan Teknologi Home Industri Kanrejawa Bannang-Bannang Melalui Kkn-Ppm Di Desa Maccinibaji Kecamatan Batang Kabupaten Jeneponto Sulawesi Selatan. In Jurnal Inovasi dan Kewirausahaan (Vol. 4, Issue 2).
Saparuddin, M. (2015). Develop An Empowerment Model For Poor Farmers In Jeneponto, South Sulawesi (Vol. 13, Issue 2). https://doi.org/10.21009/econosains.013.2.1
Subianto, Prabowo, Raka, Rabumi, G. (2024). Visi Bersama Indonesia Maju Menuju Indonesia Emas 204.
Subianto, Prabowo, Rakabumi, G. (2024). Menuju 2030 Peta Jalan Sdgs Indonesia. In Peta Jalan Sdgs Indonesia (pp. 1–74).
Syam, H., Mustarin, A., & Alamsyah Rivai, A. (2019). Social Economic Conditions of Seaweed Farmers in Jeneponto Regency








