MIMPI
DOI:
https://doi.org/10.0302/kkw5z797Keywords:
Aluk To Dolo, Kekristenan, MimpiAbstract
Salah satu kebiasaan yang masih dilakukan di Jemaat Lempo Berurung adalah kebiasaan ketika bermimpi khususnya bermimpi bertemu dengan orang yang telah meninggal dunia maka sangat dipercaya akan mendatangkan berkat juga bisa saja mendatangkan musibah dan malapetaka bagi si pemimpi. Sehingga mereka melakukan berbagai cara untuk menghindari jika mimpi tersebut memberi pertanda buruk. Hal inilah yang membuat penulis tertarik menggali lebih dalam untuk mengetahui apa makna teologis tentang mimpi dan implikasinya bagi anggota Jemaat Lempo Berurung. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian studi pustaka dan penelitian lapangan. Kebiasaan yang dilakukan pada dasarnya dapat membuat Jemaat Lempo Berurung terarah ke dalam kepercayaan dualisme, sehingga kepercayaan tersebut perlu untuk ditinggalkan.
References
Lembaga Alkitab Indonesia. 2010, ALKITAB. Jakarta: LAI.
Douglas, J.D, dan dkk. Ensiklopedi Alkitab Masa Kini Jilid 2. Jakarta: Yayasan Komunikasi Bina Kasih/OMF, 2002.
GT, BPS. Tata Gereja Toraja. Rantepao: PT Sulo, 2008.
“Mimpi dari Allah.” Jw.org, 2014. https://www.jw.org/id/perpustakaan/majalah/g201408/mimpi-dari-allah/.
Run, Peter de. Penglihatan dan Mimpi-Satu Pengenalan Alkitabiah. Scribd Inc, 2022.
“Apakah Mimpi Merupakan Pesan dari Allah.” Jw.org. Diakses 17 Mei 2022. https://wol.jw.org/id/wol/d/r25/lp-in/102001248.




