Sosialisasi Pengelolaan Sampah “Sampahku Karyaku”Melalui Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN)Universitas Darunnajah di SDN 03 Cidokom
DOI:
https://doi.org/10.47178/t2z7pp35Kata Kunci:
Pengelolaan sampah, sekolah dasar, daur ulang, Sampahku Karyaku, KKN, pendidikan lingkunganAbstrak
The problem of waste management in elementary schools remains a serious challenge due to low awareness and waste management skills from an early age. This condition contributes to an unclean school environment and a lack of student responsibility for environmental preservation. The community service activity conducted by KKN Group 6 students from Darunnajah University at SDN 03 Cidokom, themed "My Trash, My Creation," aimed to improve students' knowledge, attitudes, and skills in managing and recycling waste into creative works. The program was implemented on Januari 20, 2026, through an active and participatory learning approach using the learning by doing method, which included interactive outreach on organic and inorganic waste sorting, demonstrations of making creations from waste materials, and hands-on collage-making practice. The results showed high enthusiasm from 30 third-grade students, reflected in their active participation in answering questions, engaging in practice, and explaining the waste management steps. More than 70% of students were able to correctly classify waste and produce simple recycled creations. This activity also successfully fostered environmental awareness and student responsibility for school cleanliness. Challenges faced included limited availability of sorted waste bins, short implementation time, and the absence of a school waste bank. Recommendations include adding sorted waste bin facilities, integrating waste sorting into daily class duties, establishing a school waste bank, and conducting similar activities periodically to create a clean and sustainable school culture.
Referensi
Adawiyah, R., & Sari, N. (2022). Program bank sampah sekolah dasar sebagai upaya pembentukan karakter peduli lingkungan. Jurnal Pengabdian Masyarakat Pendidikan, 4(1), 45–52.
Astuti, D., & Wulandari, S. (2021). Pendidikan lingkungan hidup di sekolah dasar: Strategi penanaman perilaku ramah lingkungan sejak dini. Jurnal Pendidikan Dasar, 9(2), 110–120.
Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. (2020). Panduan pelaksanaan kuliah kerja nyata. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Hidayati, N., & Prasetyo, A. (2020). Implementasi program 3R (reduce, reuse, recycle) di lingkungan sekolah dasar. Jurnal Ilmu Lingkungan, 18(3), 233–241.
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. (2024). Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN) 2023. Direktorat Jenderal Pengelolaan Sampah, Limbah dan B3.
Kollmuss, A., & Agyeman, J. (2002). Mind the gap: Why do people act environmentally and what are the barriers to pro-environmental behavior? Environmental Education Research, 8(3), 239–260. https://doi.org/10.1080/13504620220145401
Lestari, P., & Handayani, T. (2023). Pengaruh kegiatan ekstrakurikuler lingkungan terhadap sikap peduli lingkungan siswa SD. Jurnal Pendidikan Karakter, 13(1), 56–68.
Nurhasanah, S., & Putri, R. (2022). Pengelolaan sampah berbasis sekolah di wilayah perdesaan: Studi kasus SD Negeri X. Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, 7(2), 150–159.
Pemerintah Indonesia. (2008). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah. Sekretariat Negara Republik Indonesia.
Piaget, J. (1970). The science of education and the psychology of the child. Viking Press.
Sari, M., & Maulana, A. (2023). Program "Sekolah Hijau" dan implikasinya terhadap perilaku siswa dalam pengelolaan sampah. Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar, 6(1), 30–40.
Widiastuti, R., & Nugroho, B. (2021). Pengembangan media poster untuk sosialisasi pengelolaan sampah pada siswa SD. Jurnal Pengembangan Media Pendidikan, 3(2), 75–84.
Yuliani, D., & Pramuditya, G. (2022). Kegiatan KKN tematik lingkungan: Peningkatan literasi lingkungan siswa sekolah dasar. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 9(1), 12–21.








