Gereja sebagai Komunitas Profetis dalam Ruang Politik: Implementasi Konsep Politik Gereja Toraja

The Church as a Prophetic Community in Political Space: Implementing the Toraja Church’s Political Concept

Authors

  • Annon Palulun Universitas Kristen Indonesia Toraja, Toraja Utara, Indonesia
  • Ester Agustini Tandana Chang Jung Christian University, Tainan, Taiwan

DOI:

https://doi.org/10.0302/c78bb742

Keywords:

Toraja Church, political theology, prophetic community, political participation, public ethics, Gereja Toraja, teologi politik, komunitas profetis, partisipasi politik, etika publik

Abstract

This article examines the Toraja Church’s concept of church and politics in relation to political realities in North Toraja and its implications for the Lempo Batusangbua Congregation. This study employs a qualitative descriptive-analytical approach through library and field research. Data were collected through literature review, observation, and interviews with church elders and congregants, and analyzed to explore the relationship between theological concepts and political praxis within the congregation. The findings show that the Toraja Church theologically understands politics as part of the vocation of faith and a sphere of ministry to promote justice, solidarity, and God’s peace; however, its implementation remains limited due to pietistic legacies, inadequate political education, political pragmatism, and the underdeveloped prophetic role of the church. This study argues that the church should be understood as a prophetic community in political space through political education, prophetic witness, public ethics formation, and responsible civic participation. The contribution of this study lies in connecting the theological concept of the Toraja Church with local political praxis as a model for ecclesial engagement in socio-political life in Indonesia.

 

Artikel ini mengkaji konsep Gereja Toraja mengenai gereja dan politik dalam perjumpaannya dengan fenomena politik di Toraja Utara serta implikasinya bagi Jemaat Lempo Batusangbua. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif-analitis melalui penelitian kepustakaan dan penelitian lapangan. Data diperoleh melalui studi pustaka, observasi, dan wawancara dengan majelis serta anggota jemaat, kemudian dianalisis untuk melihat relasi antara konsep teologis dan praksis politik warga gereja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara teologis Gereja Toraja memandang politik sebagai bagian dari panggilan iman dan medan pelayanan untuk menghadirkan keadilan, solidaritas, dan damai sejahtera Allah, namun implementasinya belum optimal karena dipengaruhi warisan pietistik, rendahnya pendidikan politik gerejawi, pragmatisme politik warga, dan belum maksimalnya fungsi profetis gereja. Penelitian ini menegaskan gereja sebagai komunitas profetis dalam ruang politik yang dipanggil menjalankan pendidikan politik gerejawi, memperkuat fungsi kenabian, membangun etika publik, dan mendampingi partisipasi politik warga secara bertanggung jawab. Kontribusi penelitian ini terletak pada upaya menghubungkan konsep teologis Gereja Toraja dengan praksis politik lokal sebagai model keterlibatan gereja dalam kehidupan sosial-politik di Indonesia.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Artanto, Widi. Menjadi Gereja Misioner dalam Konteks Indonesia. Yogyakarta: Kanisius, 1997.

Boland, B. J. Inti Sari Iman Kristen. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 1986.

Budiardjo, Miriam. Dasar-Dasar Ilmu Politik. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, 2008.

Greenberg, Anna. “The Church and the Revitalization of Politics and Community.” Political Science Quarterly 115, no. 3 (2000): 377–94. https://doi.org/10.2307/2658124.

Hadiwijono, Harun. Iman Kristen. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2000.

Helweldery, Ronald. “Gereja dalam Konteks Politik.” Manado: Institut Agama Kristen Negeri Manado, 2023.

Kinoti, Mary. “Church and Politics: The Conflict of Interests.” Global Scientific Journals 9, no. 7 (2021): 1519–23. https://www.globalscientificjournal.com/researchpaper/Church_and_politics_The_conflict_of_Interests.pdf.

Losher, Donald Jay. “Gereja dan Negara: Tipe-Tipe Sikap dalam Gereja.” In Hubungan Gereja dan Negara dan Hak-Hak Asasi Manusia, edited by Weinata Sairin and J. M. Pattiasina. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 1996.

Lugo, Gunche. Manifesto Politik Yesus. Yogyakarta: ANDI, 2006.

Missa, Antonius. “Teologi Misi Holistik: Suatu Diskusi Perspektif Alkitabiah”. Indonesian Journal of Religious 5, no. 1 (2022):17-34. https://doi.org/10.46362/ijr.v5i1.8.

Nehemia, Sandi, and Andri. Wawancara dengan anggota PPGT di Jemaat Lempo Batusangbua, 2023.

Niftrik, G. C. van, and B. J. Boland. Dogmatika Masa Kini. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2015.

Nompi, Daud. “Gereja dan Politik: Suatu Tinjauan Teologis terhadap Peran Politik Gereja Toraja Pasca Reformasi.” Skripsi, STT Intim Makassar, 2010.

Notulen Sidang Raya DGI. Ceramah-Ceramah Sidang Raya DGI ke-VII: Disuruh ke Dalam. 1971.

P., Samuel. Wawancara di Lempo Ta’ba’, 2023.

Parura, Markus, and Singgi’. Wawancara di Lempo Dusun Kokoa, 2023.

Pelayananpublik.id. “Arti Politik, Tujuan, Manfaat hingga Jenisnya.” 2023. https://pelayananpublik.id.

Sarkodie-Addo, Samuel, and John Kwaku Opoku. “Church and Politics: An Assessment of the Bases and Approach of the Church’s Political Engagement in Ghana.” E-Journal of Religious and Theological Studies 9, no. 7 (2023): 318–37. https://doi.org/10.38159/erats.2023977.

Seta, Ignatius Bagoes. “Misi Gereja Masa Kini.” 2023. https://webmastersabda.id.

Sinaga, Martin L. Pergulatan Kehadiran Kristen di Indonesia: Teks-Teks Terpilih Eka Darmaputra. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2001.

Sirait, Saut. Politik Kristen di Indonesia: Suatu Tinjauan Etis. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2006.

Šola, Ivica, and Nikola Bižaca. “Catholic Involvement in Politics: Some Theological and Anthropological Considerations.” Religions 16, no. 4 (2025): 485. https://doi.org/10.3390/rel16040485.

Suhendra, Yan, and Susanti Embong Bulan. “Kasih Allah akan Dunia ini: Panggilan Umat Kristen untuk Mengasihi Indonesia (God’s Love for this World: Christians Call to Love Indonesia)”. QUAERENS: Journal of Theology and Christianity Studies 3, no. 1 (2021): 51-71. https://doi.org/10.46362/quaerens.v3i1.34.

Suseno, Frans Magnis. “Iman dan Politik.” In Keprihatinan Sosial Gereja. Yogyakarta: Kanisius, 1991.

Szczerbiak, Aleks. “Still a Key Political Actor? The Catholic Church and Politics in Post-1989 Poland.” Europe-Asia Studies 77, no. 6 (2025): 873–94. https://doi.org/10.1080/09668136.2025.2523025.

Timo, Nuban, and Ebenhaizer I. Meng-Hari-Ini-Kan Injil di Bumi Pancasila: Bergereja dengan Cita Rasa Indonesia. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2017.

Widjaja, Paulus S. “Partisipasi Kristiani dalam Politik di Indonesia: Antara Mitos, Realita, dan Politik Yesus.” Gema Teologika: Jurnal Teologi Kontekstual dan Filsafat Keilahian 38, no. 2 (2014).

Winanto, Oey Natanael, Johnnie Manopo, and Iswahyudi Iswahyudi. “Relasi Gereja, Negara, dan Masyarakat: Etika Kristen Pada Ketaatan dan Tanggung Jawab: The Relationship Between Church, State, and Society: Christian Ethics on Obedience and Responsibility”. Journal of Religious and Socio-Cultural 4, no. 1 (2023): 1-25. https://doi.org/10.46362/jrsc.v4i1.108.

Wowor, Alter I. “Teologi dan Etika Politik dalam Gereja di Zaman Post-Modern.” Manado: Institut Agama Kristen Negeri Manado, 2023.

Yang, Minju. “To Speak or Stay Silent: The Church’s Role in a Polarized Political World.” Pillars at Taylor University (2025): 1–6. https://pillars.taylor.edu/cgi/viewcontent.cgi?article=1001&context=politicalstudies.

Published

2024-05-30

How to Cite

Gereja sebagai Komunitas Profetis dalam Ruang Politik: Implementasi Konsep Politik Gereja Toraja: The Church as a Prophetic Community in Political Space: Implementing the Toraja Church’s Political Concept. (2024). KINAA: Jurnal Teologi, 9(1), 38-52. https://doi.org/10.0302/c78bb742