ANALISIS KESULITAN GURU DALAM MENGIMPLEMENTASIKAN KURIKULUM MERDEKA BELAJAR DI UPT SDN 4 MAKALE
DOI:
https://doi.org/10.47178/prosidingukit.v3i2.2268Keywords:
Kesulitan guru, Implementasi, Kurikulum merdeka belajarAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesulitan guru dalam mengimplementasikan kurikulum merdeka belajar di UPT SDN 4 Makale. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif, yaitu penelitian yang mendeskripsikan suatu objek di lapangan, seperti kesulitan yang dialami guru dalam mengimplementasikan kurikulum merdeka belajar di UPT SDN 4 Makale. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi, dan teknik analisis datanya menggunakan analisis data menurut Model Miles dan Huberman yang terdiri dari: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa kesulitan yang dialami guru dalam mengimplementasikan kurikulum merdeka belajar di UPT SDN 4 Makale, yaitu: 1)Tidak memiliki pengalaman dengan kurikulum merdeka belajar; 2)Keterbatasan referensi; dan 3)Akses (sarana dan prasanrana) yang dimiliki dalam pembelajaran, sedangkan yang bukan merupakan kesulitan guru dalam mengimplementasikan kurikulum merdeka belajar di UPT SDN 4 Makale, yaitu: 1)Manajemen waktu, dan 2)Kompetensi (skill) yang memadai.
References
R. Masykur, Teori Dan Telaah Pengembangan Kurikulum, no. September. 2019.
Y. Indarta, N. Jalinus, W. Waskito, A. D. Samala, A. R. Riyanda, and N. H. Adi, “Relevansi Kurikulum Merdeka Belajar dengan Model Pembelajaran Abad 21 dalam Perkembangan Era Society 5.0,” Edukatif J. Ilmu Pendidik., vol. 4, no. 2, pp. 3011– 3024, 2022, doi: 10.31004/edukatif.v4i2.2589.
M. J. Insani, “5 Kesulitan Guru dalam Menghadapi Program Merdeka Belajar,” J. Ilm. Pendidik. Madrasah Ibtidaiyah, vol. Vol. 7, No, p. 16, 2022, doi: 10.35931/am.v7i.1714.
M. Rahardjo, Studi Kasus Dalam Penelitian Kualitatif: Konsep Dan Prosedurnya. Malang, 2017.
Sugiyono, Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D). Bandung: ALFABET, cv, 2017.
F. Kurnia, “Pengembangan Kurikulum Pesantren dan Madrasah; Komponen, Aspek dan Pendekatan,” J. Pendidik. Islam, vol. III Nomor, p. 22, 2020.
J. Nugraha, “Mengenal Tujuan Kurikulum Merdeka, Pahami Bedanya dengan Kurikulum Sebelumnya,” J. Pendidikan, Bhs. dan Budaya, vol. Vol.1 No.4, p. 10, 2022.
M. Saparwati, “Studi Penomenologi: Defenisi Pengalaman,” J. Ilm. Ekon. Bisnis, vol. 24 No. 1 A, 2015.
J. Salaka, “Bahan Ajar Sebagai Bagian Dalam Kajian Problematika Pembelajaran Bahasa Indonesia,” J. Salaka, vol. 2 Nomor 1, pp. 62–65, 2020.
Kustiyani, “Kendala Kami Para Guru Menerapkan Kurikulum Merdeka,” J. Pendidik. dan Pembelajaran Dasar, vol. Vol 9 No 2, p. 15, 2022, doi: 10.3390/su12104306.